Announcement!!!!!
Hi guys... pemberitahuan nih buat para reader dan sobat relasiku.... Karena perkembangan zaman menghantar beberapa peminat blog menuju wordpress, maka aku juga akan actived di wordpress dan akan terus update di blogspot dan wordpress ku... so,,, this is the address... anggerani25.wordpress.com
don't worry I'll always update at the both. thank you...
-XOXO-_muuch, Angger/Kinanthi
Senin, 18 Maret 2013
Ursula Epprillita: Hiruk Pikuk Kota
Ursula Epprillita: Hiruk Pikuk Kota: waktu seakan memburu jalan kota ini tak pernah sepi kaki lima menutupi seluruh trotoar semuanya drama penuh kepura-puraan walau semua...
Sabtu, 15 Desember 2012
SALAH YANG GILA
aku sedang tergila gila
pada sebuah susunan bulatan-bulatan
ada putih
ada yang hitam
ada yang bertangkai
ada yang mengibarkan bendera
aku sedang tergila-gila
pada berbatang-batang crayon pewarna hati
pada beribu tetes cat penghias bumi
pada sebidang media yang putih bersih
tercurahnya seisi jagad raya alam semesta
aku sedang tergila-gila
pada semua panorama di atas pentas
betapa indah lenggak lenggok penari
betapa lantang penjiwaan lakon suara dunia
betapa dalam makna untaian kata-kata
betapa merdu nyanyian anak-anak penjaga kehidupan
betapa murni ukiran dan pahatan cerminan jiwa insan suci
yang terpajang di pilar pancang galeri-galeri
mereka adalah buah ranum dan bunga penuh keindahan
menghasilkan sebuah ekspresi perasaan yang amat mendalam
yang menggugah seribu asa
yang telah menyita atensi jutaan pasang mata
yang selalu terngiang di hadapan daun telinga
yang terus abadi mempesona dunia
aku kini sudah terlalu cinta kepadanya
sudah terlalu dalam menyelaminya
aku ingin terus berendam di dalam keindahan itu
dan menciptanya
apa daya aku tak dapat terjun ke dalamnya
aku hanya bisa memandangi dan mendengarnya
aku bukanlah piawaian di sana
aku hanya seorang benih unggul yang lahir dari keluarga yang cukup fasih
aku hanya seorang benih unggul yang hanya ditanam dan jarang dipupuk
walau nyatanya aku tumbuh di lingkungan yang subur dan berhumus tinggi
aku malas mencari titik air dan kaliptra-ku semakin mendelik
padahal tanahku luar biasa kaya talenta
sesungguhnya aku amat mencintai dunia itu
tetapi kini aku hanyalah seorang penikmat dan pelakon yang hanya stak di
tempat
yang congak dan penuh kepuasan
dan tak lagi pernah bergerak
Author
...........
karyakaryakuanggerani.blogspot.com
Puisi ini ada juga di Blognya Omiyan … Kunjungi ya !
Sabtu, 06 Oktober 2012
TENGGELAM DI LAUTAN KEBIMBANGAN HATI
Aku
Memang belum seberapa lama mengenalmu
Begitupun dirimu
Namun
Secepat itulah hatiku menyatu dengan hidupmu
Seringkas dan sederhana itu pola pertemanan kita
Tak sengaja dan perlahan
Kita menjadi sahabat dekat
Dan menjadi sehati bersama
Aku menyukai cara gaulmu yang simpel itu
Begitupun dirimu
Berbalik mengungkapkan kesukaanmu pada diriku
Lewat apa adanya aku di matamu
Aku menyukai cara kau peduli padaku
Begitupun dirimu
Yang bahagia akan segala tegur dan perhatianku
Lewat pernyataanmu yang membuatku tahu
Aku menyukai segala cara kau menyayangiku
Begitupun dirimu
Yang semakin meyakinkan cintamu padaku
Dan aku semakin menyayangimu
Kita
Selalu bersama setiap hari
Di saat kegembiraan menyelimuti
Di saat kecemasan melandai
Di saat kekesalan dan kegeraman tampak
Dan
Di saat kepedihan dan air mata menghujani
Aku bersamamu menghabiskan cerita
Hampir sepanjang waktu hari ini
Ketika menyusuri tapak perjalanan ke sekolah
Ketika menanti kemacetan teratasi
Ketika menunggu bel berbunyi
Ketika tak ada lagi yang harus dijalani
Dan yang terakhir
Ketika menghabiskan waktu
Menunggu mata terpejam
Beristirahat di saat rembulan menampakkan sinarnya
Ketika sang raja siang telah jauh mengawali
tidurnya
Habislah sudah waktu hari ini
Namun seperti itulah berlanjut cerita setiap hari
Hampir tak ada habis-habisnya waktu
Untuk kita berbagi segala cerita suka duka
Walau awalnya cerita kita dikelilingi cerita
kanak-kanak
Dan dilintasi petuah-petuah jiwa remaja
Namun akhirnya semua jelas dan terang
Dan mengetahui sesungguhnya
Persahabatan abadi terpampang di depan gerbang
Hingga tak ada salah paham dan pengertian
Tapi sejak hari kemerdekaan itu
Mengapa pribadi yang amat kusayangi perlahan
tenggelam
Ucapan kasih persahabatan tak kunjung lagi datang
Justru terbaharui dengan sandangan yang tak pernah
kusangka
Akan terlahir dari dirimu yang rupawan
Dari kasih yang selama ini kukenal
Apakah salahku dan kekeliruan itu
Nyatakanlah
Seterang saat kau menyatakan kepedulian
Setulus saat kau menyatakan cinta kasihmu
Sejelas saat kau menyatakan kesukaanmu denganku
Sehingga aku
Dan dirimu
Bisa berbahagia bersama
Bisa menggerus kesedihan yang mengerak
Bisa menciptakan keceriaan di hari kehidupan
Tanpa ada salah pengertian
Dengarkanlah sayangku sahabatku
Aku menunggumu
Jakarta, 19 Agustus 2012
Anggerani
Jeritan Hati-Kesepian
Jahat!!!!
Amat jahat
engkau padaku
Meninggalkan
adikmu seorang diri
Di tengah
kekerasan dan beban duka nestapa
Mendekam
dalam benamnya kata dan kesedihan
Pendam duka
tak tersirnakan
Mengiris
hati yang terluka
Tak tahu aku
yang salah
Ataupun dia
yang salah
Yang
memaksamu terus bertahan
Dalam
keraguan dan kebimbangan hati ini
Hingga saatnya
kau melangkah
Meninggalkan
jiwa dan nafas sebatang kara
Dalam duka
dan lara
Aku tau
maksud dan khayalmu
Keinginan
dan kesesakkan yang kaurasakan
Dalih yang
mengantarmu pergi kesana
Pergi
meninggalkan aku sekalian
Mungkin
hanya daku yang mengerti alasan perasaanmu
Kebimbangan
yang kau rasakan ini
Apa yang
harus kaulakukan..
Untuk
menggenggam lega dan tenang yang kau dambakan
Aku merasa
kau jahat padaku
Namun aku
juga merasa
Kebimbangan
yang kaurasakan
Yang tak
bisa kurasakan sepenuhnya
Aku sungguh
merasa sedih dan bersalah
Tak bisa
membantu dan mempertahankan dirimu
Memberikan
yang terbaik bagimu
Saat inii
Hanya tetes
air mataku untukmu
Dengan
ucapan doa yang mengalir ke hatimu
Menyertai
hidupmu dan selalu berharap
Kau kembali
kepadaku
Memeluk
hidupku
Menemani
diriku
Kembali
Selasa, 10 Juli 2012
KETIKA ITU ...
KETIKA ITU
Sudah tiga
hari ini
Aku tak bisa
tidur dengan nyenyak
Jangankan
untuk nyenyak
Memjamkan
mata dan beristirahatpun tak bisa
Merasakannya
kembali untuk ke sekian kalinya
Mengenang
kembali
Segala
kesakitan yang biasa kurasakan
Bertahun-tahun
lamanya
Enggan tak
enggan
Kusambut
dengan tabah dan bersahabat
Menyatu hati
dan berharap kembali sehat
Seiring
menanti
Apakah tiba
gejala baru
Yang tentu
akan membuatku lebih lemas
Dan tak
nyaman
Sekujur
tubuhku membiru
Dipenuhi rasa yang tak karuan
Membuat
awakku yang tak berdaya semakin terhempas
Aku tak bisa
beristirahat dengan nyenyak
Untuk
memasak tenaga baruku
Bagi mentari
pagi yang telah menanti
Di ufuk
timur yang jingga merona
Barulah
Subuh...
Ketika jam
dindingku
Membentuk
sudut 90
Aku
baru bisa terlelap dalam kesesakan
Sudah
banyak hal yang kurasakan
Sudahlah
Kuserahkan
padaNya
Aku
tinggal menjalani segala karuniaNya
Itulah
hidup
Selasa, 20 Maret 2012
Nestapa Akibat Kuasa
Satu kasus disana
Du perkara ada disana
Tiga masalah di sudut negeri
Seribu masalah tak akan terhenti
Benih luhur tumbuhkan nafsu
Merusak hati, pikir dan jiwamu
Hingga luluh usaha baikmu
Rusak susu karena nila burukmu
Tebang pilih ada di sekitarku
Lumpuhkan hati serta tindakanmu
Turun tanganmu yang menganggu
Rusak hidup insan negeriku
Pikiranmu keruh tak berperasaan
Akibat aliran sungai materiyang menghanyutkan
Luluh lantakkan
Harkat pribadi harum tak bernoda
Dengan kekejaman tangan besi tuamu
Dan hentakkan kaki yang menindas hidup mereka
Yang menajtuhkan dan merubuhkan
Semangat yang terkokohkan
Dengan seruan bela dan acungan ibu jari
Bagi mereka yang berkuasa
Dan ketukan palu meja hijau
Tanda penderitaan bagi pribadi yang lemah
Kau hancurkan insan hidup murni penuh ketabahan
Kau lepar jauh tombak keberanian yang lemah
Yang kuyakin tak akan pernah mungkin kembali
Dengan tangan besimu yang penuh karat itu
Melakukan apapun dan berkuasa
Menentang hidup dan hak asasi manusia
Tanpa pernah berpikir
Betapa dalam luka mereka yang telah berjuang
Betapa busuk nanah yang terus menganga
Menanti kain perban keadilan yang menyembuhkan
Dan semua tahu, bahwa dia tak kunjung datang
Kapankah semua ini terobati
Menanti tabib manjur
Yang jujur dan tak pernah mundur
Untuk mengobati luka kebenaran yang semakin membusuk
Pedih...
Penuh duka nestapa...
Dan kutau
Sulit menemukannya
Untuk datang menyembuhkan negeri kita
Membersihkan noda luka
Yang akan terus ada sampai selamanya
Langganan:
Postingan (Atom)
Mengenai Saya
- ANGGER / KINANTHI (maganda so unique)
- Jakarta Timur, DKI Jakarta, Indonesia
- Aku anak pertama dari 2 bersaudara. Adiku enggar, ibuku banun, bapaku budi. Aku sangat mencintai seni. Aku mempunyai kelainan darah G6PD, dan fabrydisease. Karena perkawinan antar bangsa. Untuk lebih lanjut dapat dilihat di situs akudanfabry.blogspot.com dapat menghubungi di anggerani@yahoo.co.id atau 0858145107**, dapat ditanya lewat email.... Yahoo messenger= anggerani.... Sekian. Salam, kenal, Salam kasih, Salam kangen, ANGGER/KINANTHI maganda girl so unique ^_*